GADINGNEWS, MAKASSAR – Pemerintah Kota Makassar dalam waktu dekat akan menggelar job fit atau uji kesesuaian jabatan untuk mengisi sejumlah posisi struktural yang saat ini masih lowong. Langkah ini dilakukan guna memastikan seluruh jabatan strategis terisi secara definitif dan sesuai dengan kompetensi pejabatnya.
Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, mengatakan job fit akan dilaksanakan sesuai aturan yang berlaku, seiring dengan adanya pejabat yang memasuki masa pensiun serta sebagai bagian dari evaluasi kinerja pejabat yang saat ini menjabat.
“Kita akan berproses sesuai aturan yang ada untuk memastikan semua posisi itu terisi secara definitif. Kita juga akan review kinerja teman-teman. Bisa jadi kualitasnya bagus, tapi tidak cocok di tempat sekarang, atau justru potensinya lebih maksimal jika ditempatkan di posisi lain,” ujarnya.
Munafri menegaskan, job fit bertujuan memastikan kesesuaian antara kemampuan pejabat dengan jabatan yang diemban. Ia juga memastikan akan ada pergeseran camat dalam waktu dekat, namun tidak akan mengganggu jalannya pemerintahan di wilayah.
“Saya pastikan pergeserannya tidak mengganggu jalannya pemerintahan di kecamatan. Mekanisme dan waktunya masih menunggu proses dari BKPSDM,” tegasnya.
Sementara itu, Sekretaris Kota Makassar, Andi Zulkifli Nanda, mengungkapkan penunjukan Zainal Ibrahim sebagai Pelaksana Tugas Kepala Dinas Tenaga Kerja sudah sangat tepat. Menurutnya, Zainal memiliki pengalaman, senioritas, serta integritas yang teruji.
“Pak Wali mencari sosok yang berpengalaman dan punya senioritas. Pak Zainal sudah teruji integritas dan pengalaman kerjanya cukup baik. Itu menjadi pertimbangan utama,” ujar Zul yang juga menjabat sebagai Ketua Baperjakat.
Ia menambahkan, masa penugasan Pelaksana Tugas umumnya berlangsung hingga enam bulan, namun bersifat fleksibel tergantung kebijakan Wali Kota, terutama jika job fit atau lelang jabatan dapat dilaksanakan lebih cepat.
“Kalau sambil menunggu job fit atau lelang, tentu kita lihat keputusan Pak Wali ke depan. Yang jelas, beliau sudah menyampaikan akan ada job fit, artinya akan ada perputaran jabatan,” jelasnya.
Hingga saat ini, Pemkot Makassar masih menunggu arahan resmi Wali Kota terkait persiapan teknis pelaksanaan job fit, termasuk pembentukan panitia seleksi.(**)
