Studi Aktivis HmI Komisariat Stiem Bongaya, Indira Mulyasari: Perempuan Kerap Kali Dimaknai Hanya Sebatas Fisik Saja

Ketua Karang Taruna Kota Makassar
Ketua Karang Taruna Kota Makassar, Indira Mulyasari bersama peserta studi aktivis HmI Komisariat Stiem Bongaya di Benteng Somba Opu, Rumah Adat Ujung Pandang, Kota Makassar, Sabtu (11/12/2021).

Gadingnews.Info, Makassar – Indira Mulyasari Paramastuti Ilham, Ketua Karang Taruna Kota Makassar,  (11/12) menjadi narasumber di kegiatan Studi Aktivis HmI Komisariat Stiem Bongaya di Benteng Somba Opu, Rumah Adat Ujung Pandang, Kota Makassar.

Ketua Karang Taruna Kota Makassar itu dalam studi aktivis membawakan materi ‘Perempuan dan Media’ dengan para peserta yang berasal dari berbagai kampus di Kota Makassar.

Baca Juga: Pengurus Wilayah IWO Sulsel Jadi Narasumber di Studi Aktivis HmI Stiem Bongaya, Herianto Arruan: Perlu Kiranya Mahasiswa Mengetahui Basic Jurnalistik

Dalam penjelasannya, Ia menuturkan bahwa sampai saat ini Perempuan selalu dimaknai eksistensinya hanya pada wilayah realitas fisik saja.

“Citra Perempuan di Media, kami kerapkali dimaknai hanya sebatas fisik saja,” terangnya saat menjadi narasumber, Sabtu (11/12/2021).

Ketua Srikandi Pemuda Pancasila itu juga menjelaskan pengaruh media terhadap perempuan.

“Sejatinya media bisa menjadi forum tersendiri bagi perempuan, salah satunya dapat menjadi tempat pendidikan dan informasi untuk perempuan,” ucapnya.

Ia menambahkan, Laporan Unesco menyatakan bahwa setelah kemiskinan dan kekerasan, tantangan utama ketiga yang dihadapi perempuan di negara berkembang adalah akses informasi.(*)

Pos terkait

Komentar ditutup.