GADINGNEWS, MAKASSAR – Polisi dan Badan Pengawasan Obat dan Makanan (BPOM) kian gencar menelusuri produk-produk yang mengandung bahan berbahaya seperti merkuri yang membuat nasib pengusaha kosmetik atau skincare nakal di Kota Makassar, Sulawesi Selatan (Sulsel), kini berada di ujung tanduk.
Terbaru, Polda Sulsel bersama BPOM Makassar melakukan razia ke sejumlah pabrik skincare di Makassar. Mereka mengambil sampel produk untuk selanjutnya dicek kandungannya di laboratorium.
“Iya (melakukan razia di pabrik kosmetik), diambil sampelnya, baru dicek kandungannya, nanti baru dilakukan tindak lanjut oleh penyidik,” kata Kabid Humas Polda Sulsel Kombes Didik Supranoto kepada wartawan, Selasa (29/10/2024).
Didik tidak merincikan jumlah pabrik yang dirazia tersebut. Namun dia menyebut bahwa ada pihak pabrik yang tidak mengetahui sampel kosmetiknya diambil.
“Ada juga yang dia tidak tahu kita ambil sampelnya itu,” bebernya.
Saat ini, kata Didik, BPOM masih sementara melakukan uji laboratorium terhadap sejumlah sampel yang diambil. Didik menyampaikan hasil laboratorium akan menentukan tindakan selanjutnya.
“Masih menunggu hasil lab yang sekarang dilakukan oleh BPOM. Nanti hasil lab-nya apa, baru kita tindak lanjuti oleh PPNS sama dengan Krimsus (Polda Sulsel),” jelasnya.
“Begitu besok sudah ada hasilnya dari BBPOM yang dibawa ke lab (laboraturium), baru nanti kita lakukan selanjutnya antara penyidik PPNS dari BBPOM dan Reskrimsus Polda,” ucapnya.(**)
