FPK3 Sulsel Dorong Sinergitas Pengawasan Kesehatan dan Keselamatan Kerja di 24 Kab/Kota

GADINGNEWS, MAKASSAR – Melalui Forum Pemerhati Keselamatan dan Kesehatan Kerja (FPK3) Sulsel terus berupaya meningkatkan sinergitas pengawasan Kesehatan dan Keselamatan Kerja (K3) di seluruh wilayahnya.

Mengingat ribuan industri tersebar di 24 kabupaten/kota di Sulsel, langkah ini menjadi krusial untuk memastikan lingkungan kerja yang aman dan sehat bagi para pekerja.

Bacaan Lainnya

FPK3 Sulsel secara aktif mendorong kolaborasi antara berbagai pemangku kepentingan, termasuk pemerintah daerah, pelaku industri, serikat pekerja, dan akademisi.

Sinergitas ini diharapkan dapat memperkuat upaya pengawasan K3 secara komprehensif, mulai dari sosialisasi regulasi, pembinaan, hingga penegakan hukum.

Dengan begitu, diharapkan kepatuhan terhadap standar K3 di semua sektor industri dapat meningkat secara signifikan.

Dengan jumlah industri yang sangat besar dan tersebar merata di 24 kabupaten/kota, pengawasan K3 yang terfragmentasi tidak akan efektif.

Oleh karena itu, FPK3 Sulsel menekankan pentingnya membangun sistem pengawasan yang terintegrasi dan terkoordinasi di setiap daerah. Hal ini mencakup pelatihan bagi pengawas K3 di tingkat kabupaten/kota, penyusunan program kerja bersama dan pertukaran informasi secara berkala.

Husnul Mubarak S,kep.,M.Kes selaku pendiri FPK3 (Forum pemerhati keselamatan dan kesehatan kerja) mengatakan pengawasan mengenai K3 tidak akan maksimal jika tidak ada kolaborasi antara pemerintah dan swasta, tentunya hal itu didukung oleh regulasi perundang-undangan yang jelas.

Husnul yang juga merupakan Ahli Keselamatan Kesehatan Kerja (AK3U) secara gamblang mengatakan disiplin ilmu mengenai K3 masih terdengar asing di kalangan masyarakat yang berarti masih membutuhkan banyak sosialisasi yang berkaitan mengenai disiplin ilmu K3 tersebut.

Tujuan utama dari dorongan sinergitas pengawasan K3 ini adalah untuk mencegah terjadinya kecelakaan kerja dan penyakit akibat kerja.

Dengan pengawasan yang ketat dan implementasi K3 yang baik, diharapkan angka kecelakaan dan penyakit akibat kerja dapat ditekan seminimal mungkin sehingga menciptakan iklim kerja yang produktif dan berkelanjutan di Sulawesi Selatan.(**)

Pos terkait