Diduga Terlantarkan Pasien, FPK3 Sulsel Minta Direktur RS Tajuddin Makassar Dicopot

GADINGNEWS, MAKASSAR – Ketua Forum Pemerhati Kesehatan dan Keselamatan Kerja (FPK3) Sulsel menilai pihak RS Tajuddin Kota Makassar tidak berprikemanusiaan dan meminta agar Direkturnya segera dicopot.

Hal tersebut sebagai tindaklanjut viralnya kasus bayi meninggal yang diduga ditelantarkan oleh pihak RS Tajuddin Makassar disebabkan biaya ambulance yang diminta oleh pihak rumah sakit senilai 800 ribu rupiah.

Bacaan Lainnya

Berdasarkan hasil analisis dan dugaan dari FPK3 Sulsel menyatakan bahwa RS Tajuddin Makassar sangat tidak memiliki jiwa kemanusiaan yang dimana diduga kuat pihak rumah sakit tidak memberikan langkah solutif bagi pihak keluarga pasien.

Ketua FPK3 yang akrab disapa Sulhadrian menuturkan bahwasanya pihak RS Tajuddin tidak memberikan kejelasan terkait pembayaran Ambulance dimana seharusnya keluarga pasien diberikan langkah solutif dan bukan ditelantarkan.

“Pihak RS Tajuddin tidak memiliki kejelasan terkait pembayaran Ambulance, dimana seharusnya hal-hal seperti kejadian tempo hari dapat diberikan langkah solutif bukannya malah ditelantarkan”, ujar Sulhadrian saat ditemui tim redaksi di Jl. Pettarani, Rabu (19/6/2024).

Oleh karena itu Sulhadrian memberikan peringatan keras terhadap pihak RS Tajuddin Makassar dan meminta pihak DPRD Provinsi segera memanggil pinpinan RS Tajuddin untuk dilakukan Rapat Dengar Pendapat agar dapat dilakukan klarifikasi dan evaluasi dengan segera hingga tuntas.(**)

Pos terkait