Kenali Penyebab Gatal di Area Khusus Wanita dan 7 Obat Tradisional Mengatasinya

Daftar Obat Gatal Kemaluan Wanita Tradisional

Dari berbagai penyebab tersebut, wanita yang mengalami gatal di kemaluan tak perlu buru-buru ke dokter untuk mendapatkan perawatan.

Sebab, ada beberapa obat gatal kemaluan tradisional yang bisa dicoba untuk penanganan pertama. Berikut obat gatal kemaluan tradisional, dirangkum dari berbagai sumber.

1. Greek yoghurt

Mengutip Healthline, greek yoghurt bisa digunakan sebagai obat gatal pada kemaluan. Sebab, yoghurt mengandung probiotik yang bersifat antibakteri untuk meredakan gatal akibat infeksi bakteri.

Selain dikonsumsi secara langsung, Anda juga bisa mengoleskan yoghurt ke vulva atau bibir kemaluan. Namun hati-hati, jangan dimasukkan ke dalamnya agar tidak menimbulkan iritasi.

2. Minyak Esensial

Beberapa minyak esensial bisa meredakan gatal akibat infeksi. Anda bisa menggunakan pilihan aroma minyak esensial, seperti peppermint, chamomile, atau tea tree oil.

Caranya, larutkan minyak esensial ke dalam air, lalu oleskan tipis ke bibir vagina. Namun sebaiknya sebelum mengoleskan ke area kemaluan, Anda melakukan tes alergi di bagian kulit lain, misalnya lengan tangan bagian dalam atau belakang telinga.

Jika tidak ada reaksi alergi dalam beberapa jam ke depan, Anda bisa mengoleskannya ke daerah kemaluan. Namun jika muncul tanda alergi, seperti ruam merah dan gatal, sebaiknya tidak dilakukan.

3. Cuka Apel

Cara mengobati kemaluan gatal berikutnya adalah dengan menggunakan cuka apel. Caranya, campurkan setengah cangkir cuka apel ke bak mandi. Lalu, berendamlah sekitar 20-30 menit.

Dengan begitu, cuka apel pada air mandi akan mengenai bagian kemaluan yang gatal. Cuka apel dapat meredakan rasa gatal akibat infeksi jamur dan bakteri di daerah vagina.

4. Air Rebusan Daun Sirih

Daun sirih sudah populer sebagai obat gatal kemaluan tradisional karena bisa melawan bakteri yang menginfeksi daerah vagina. Caranya, ambil beberapa lembar daun sirih, kemudian cuci bersih di air mengalir.

Lalu, rebus daun sirih dengan air sampai mendidih. Setelah itu, diamkan air sampai hangat atau suam-suam kuku. Selanjutnya, bilas area kemaluan dengan air rebusan daun sirih tersebut sebelum atau sesudah mandi.

Pos terkait