Rawat Bumi! BLH PP Sulsel Tanam 500 Bibit Pohon di Sepanjang Jalan Metro Tanjung Bunga

GADINGNEWS, MAKASSAR – Indonesia sebagai salah satu negara tropis di dunia hanya memiliki dua musim saja sepanjang tahunnya. Kedua musim tersebut adalah musim hujan dan musim kemarau.

Kedua musim ini berlangsung secara bergantian. Musim kemarau biasanya terjadi pada bulan April – September, sedangkan musim hujan sekitar Oktober – Maret.

Bacaan Lainnya

Maka di bulan November dan Desember sudah dipastikan musim hujan dan pada saat-saat inilah waktu yang tepat untuk melaksanakan kegiatan menanam pohon.

Dalam Kepres RI No. 24 Tahun 2008, telah ditetapkan tanggal 28 November sebagai Hari Menanam Pohon Indonesia (HMPI) dan bulan Desember sebagai Bulan Menanam Nasional (BMN).

Sementara pada aras dunia, sudah jauh lebih lama lagi, tanggal 21 November ditetapkan sebagai Hari Pohon Internasional (World Tree Day).

Berangkat dari hal itulah Pengurus Wilayah Badan Lingkungan Hidup Pemuda Pancasila Provinsi Sulawesi Selatan (PW BLH PP Sulsel) menggelar aksi penanaman pohon sebagai bentuk komitmen dalam menjaga lingkungan yang asri.

Dipimpin langsung oleh Ketua BLH PP Sulsel, Herianto Arruan, sebanyak kurang lebih 500 bibit pohon jenis Pucuk merah dan Tabebuya ditanam di sepanjang Jalan Metro Tanjung Bunga.

Aksi yang bertajuk “Rawat Bumi” ini juga turut didampingi oleh sejumlah anggota kepolisian dari Polsek Mariso dan Tamalate.

“Terima kasih khususnya kepada bapak Kapolrestabes Makassar, atas pertisipasinya serta pihak lain yang telah berkontribusi sehingga giat penanaman pohon ini dapat berjalan sesuai harapan”, ungkap Risto, selaku penanggungjawab kegiatan, Minggu (8/12).

Selain itu, Ketua BLH PP Sulsel, Herianto Arruan mengatakan, aksi ini berorientasi pada peningkatan kesadaran masyarakat tentang pentingnya penghijauan serta sebagai langkah nyata untuk mengurangi dampak perubahan iklim di Sulawesi Selatan khususnya di Kota Makassar.

“Kegiatan penanaman pohon ini diharapkan dapat memberikan manfaat jangka panjang, seperti mencegah erosi, menjaga sumber air tetap terjaga dan yang terpenting dapat menciptakan udara yang lebih segar”, ujar Herianto kepada media saat ditemui di sela-sela kegiatan.

Heri menambahkan, bahwa penanaman pohon diharapkan mampu mengurangi polusi udara, mengatasi ancaman genangan air, dan membantu mencegah banjir.

“Lebih dari itu, kegiatan penanaman pohon ini merupakan aksi nyata dari kepedulian anak muda terkhusus kader Pemuda Pancasila di Sulsel terhadap lingkungan”, pungkasnya.

Kegiatan ditutup dengan foto bersama. Pantauan media dilokasi penanaman, nampak Ketua Badan Kerohanian PP Sulsel, Hj. Nursyamsi turut hadir dalam aksi rawat bumi tersebut.(*)

Pos terkait