Amankan Puluhan Motor Balap Liar Jelang Nataru, KOTI PP Sulsel Apresiasi Gerak Cepat Polsek Manggala

GADINGNEWS, MAKASSAR – Komandan KOTI Mahatidana Pemuda Pancasila Provinsi Sulawesi Selatan, Andi Usman, mengapresiasi operasi cepat yang dilakukan oleh kepolisian dari Polsek Manggala terkait balap liar yang sangat meresahkan warga di wilayah kelurahan Antang dan sekitarnya pada, Selasa (19/12/2023) sore.

Operasi cepat yang digelar kepolisian dibawah kepemimpinan Kapolsek Manggala, Kompol. H. Syamsuardi, S.Sos, M.H ini dalam rangka pengamanan terhadap maraknya balapan liar yang diduga kerap dilakukan oleh sejumlah remaja setiap sorenya di wilayah Antang dan sekitarnya. Apalagi saat ini dalam kondisi libur panjang jelang Natal dan Tahun Baru 2024.

Bacaan Lainnya

Andi Usman menyampaikan apresiasinya terhadap kinerja dan gerak cepat Polsek Manggala dalam menindaklanjuti aduan masyarakat terkait adanya balap liar yang dilakukan para muda-mudi di wilayah Antang dan sekitarnya.

“Kami sangat mengapresiasi gerak cepat Polsek Manggala dalam menindaklanjuti aduan masyarakat terkait dengan balap liar di Antang dan sekitarnya yang memang sangat meresahkan”, ujar Usman kepada wartawan, Kamis (21/12/2023).

Dirinya pun berpesan kepada para remaja yang memang memiliki talenta di dunia balap motor agar mengikuti ajang resmi yang ada agar dapat menjadi pemuda yang berprestasi.

“Anak muda atau remaja yang minatnya atau punya bakat di dunia balap motor harusnya mengikuti ajang resmi yang ada supaya mencetak prestasi, bukan ugal-ugalan di jalan yang dampaknya bisa mengganggu aktifitas warga yang memakai fasilitas umum seperti di jalan raya”, pungkasnya.

Diketahui sebanyak 37 unit kendaraan roda dua berhasil diamankan dalam operasi tersebut.

Berdasarkan perintah langsung dari Kapolrestabes Makassar yang telah menyampaikan kepada seluruh jajaran Polsek se-Kota Makassar, bahwa semua unit motor yang terjaring dalam operasi balap liar akan ditahan hingga Januari 2024 atau setelah perayaan malam tahun baru usai dengan tujuan agar dapat memberi efek jera terhadap para remaja khususnya para pembalap liar di Kota Makassar.(*)

Pos terkait