GADINGNEWS, MAKASSAR – Dalam rangka meningkatkan kapasitas pengelola informasi dan kehumasan di tingkat Provinsi dan Kabupaten/Kota guna mendukung pelaksanaan Program Bangga Kencana dan Percepatan Penurunan Stunting (PPS), Perwakilan BKKBN Sulawesi Selatan mengadakan pelatihan peningkatan kapasitas kehumasan dalam mendukung percepatan penurunan stunting tingkat Provinsi Sulawesi Selatan. Bertempat di Hotel Almadera, Kota Makassar. Kegiatan ini berlangsung selama 2 hari pada 6-7 Desember 2023.
Kepala Perwakilan BKKBN Sulawesi Selatan yang diwakili oleh Sekretaris Badan Dr. Faizal Fahmi, SKM., M. Kes. menyampaikan pelaksana kehumasan dan pengelola informasi harus memanfaatkan teknologi informasi dalam menyampaikan informasi Bangga Kencana dan Percepatan Penurunan Stunting (PPS) kepada masyarakat.
“Sebagai pelaksana kehumasan dan pengelola informasi di Provinsi dan Kabupaten/Kota, harus mampu menggunakan dan memanfaatkan teknologi informasi dan komunikasi, baik itu media konvensional, media online, media sosial maupun media kreatif lainnya dalam menyampaikan informasi Program Bangga Kencana dan Percepatan Penurunan Stunting kepada masyarakat secara cepat, tepat dan efektif”, ujar Faizal.
Faizal juga menyampaikan harapannya bahwa setiap kegiatan di Kabupaten/Kota dapat disebarkan melalui berbagai media dan dapat mendukung pelaksanaan program Bangga Kencana dan PPS.
.
“Kami harapakan seluruh kegiatan yang dilaksanakan baik di Provinsi maupun Kabupaten/Kota dapat disebarluaskan kepada masyarakat dengan memanfaatkan berbagai media yang ada seperti media online, medsos, website instansi maupun media-media lokal dan tradisional yang ada di wilayah masing-masing”, katanya.
“Kegiatan ini diharapankan juga bisa meningkatkan pengetahuan dan keterampilan peserta dalam mendukung pelaksanaan program Bangga Kencana dan PPS khususnya dalam memberikan informasi dan edukasi kepada mayarakat sehingga target PPS 14 persen tahun 2024 dapat tercapai.” pungkasnya.
Sementara itu, Plt. Kepala Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (PPKB) Kota Makassar Syahruddin menyambut antusias kegiatan tersebut sekaligus kembali menyampaikan harapannya agar semua stakeholder dapat berkolaborasi dalam mewujudkan Makassar Zero Stunting.
Sebab menurutnya, hal itu sudah menjadi tugas dan kewajiban bersama semua stakeholder, utamanya pemerintah baik pusat maupun daerah, melalui perangkat daerah dan instansi vertical.
“Oleh karena itu, kita semua selaku Tim Percepatan Penurunan Stunting diharapkan untuk dapat bekerja maksimal demi mewujudkan target nasional penurunan Stunting yang juga menjadi target kita di daerah yaitu angka prevalensi Stunting 14 persen tahun 2024,” pungkas Syahruddin kepada awak media.(**)
