Indonesia Terancam Sanksi FIFA, PSM Makassar Bisa Kena Batunya

GADINGNEWS, MAKASSAR – Indonesia kini di bayang-bayangi sanksi setelah statusnya sebagai tuan rumah Piala Dunia U-20 dibatalkan FIFA. Kondisi ini membuat PSM Makassar bisa kena batunya batal tampil di AFC Cup jika Indonesia kena hukuman.

Saat ini, tim besutan Bernardo Tavares kokoh di puncak klasemen Liga 1 dengan 69 poin dari 31 pertandingan. Terpaut 10 poin dari Persib Bandung yang menjadi pesaing tunggal menuju gelar juara Liga 1.

Bacaan Lainnya

PSM pun sudah memastikan satu tiket di kompetisi sepak bola Asia (AFC) musim 2024/2025. Pasalnya Juku Eja sudah memastikan tidak akan tergeser dari peringkat dua besar klasemen Liga 1. Namun jika berhasil juara maka Wiljan Pluim dan kolega akan menjalani babak kualifikasi Liga Champions Asia.

Akan tetapi, PSM terancam batal tampil di ajang Asia tersebut buntut dari FIFA yang resmi mengumumkan Indonesia batal menjadi tuan rumah Piala Dunia U-20 2023.

“Kita tahu saat ini walaupun liga belum selesai tetapi runner-up untuk Liga 1 kan sudah ada di tangan kita (PSM Makassar) dengan tiket ke AFC. Sementara kalau kegiatan-kegiatan persepakbolaan kita sudah dibanned oleh FIFA, Indonesia tidak akan mendapat tiket untuk mengikuti ajang Asia (AFC Cup) nantinya,” kata Sekretaris Jendral Suporter PSM Red Gank Sadakati Sukma, Kamis (30/3).

Sadakati Sukma menegaskan, situasi tersebut membuat Indonesia harus bersiap dengan kemungkinan lainnya. Terutama sanksi yang bisa dijatuhkan FIFA bagi Indonesia nantinya.

“Tentu kalau secara keseluruhan kegiatan persepakbolaan kita dibanned oleh FIFA banyak hal yang selama ini menjadi harapan kita itu harus kandas gara-gara kita mendapat sanksi,” jelasnya.

“Terus kita akan kembali kepada tahun 2015 pada saat kita tidak diberi izin untuk menyelenggarakan agenda turnamen secara resmi. Karena PSSI tentu tidak bisa melakukan agenda turnamen semacam liga kalau tidak mendapatkan rekomendasi AFC atau FIFA,” tambahnya.

Sementara itu, Dirigen The Macz Man Andi Muhammad Faisal mengaku, kecewa dengan keputusan FIFA membatalkan Indonesia sebagai tuan rumah. Ia pun berharap, agar tidak ada sanksi berat yang dijatuhkan imbas pembatalan tersebut.

“Sangat merugikan sepakbola Indonesia, saya berharap FIFA tidak akan memberi sanksi Indonesia. Cukup sudah membatalkan saja tuan rumah Piala Dunia, hati kami pecinta sepakbola sudah sakit karena batalnya menjadi tuan rumah,” ujar Faisal saat dikonfirmasi terpisah.

Sebelumnya, FIFA resmi mengumumkan Indonesia batal menjadi tuan rumah Piala Dunia U-20 2023, menyusul pertemuan antara ketua umum (Ketum) PSSI Erick Thohir dengan Presiden FIFA Gianni Infatino di Doha Qatar, Rabu (29/3/2023).

Pembatalan tersebut buntut muncul penolakan terkait keikutsertaan Timnas Israel U-20 oleh sejumlah pihak. Sementara, Israel berhak atas tiket ke Piala Dunia U-20 setelah mereka mencapai babak semifinal Piala Eropa U-19.(*)

Pos terkait