PR Berat Pelatih PSM Makassar, Jaga Performa Tim Saat Kelanjutan Liga 1 Masih Simpang Siur

Foto: Dok. PSM Makassar

GADINGNEWS, MAKASSAR — PT Liga Indonesia Baru (LIB) hingga kini belum memastikan kapan Liga 1 musim 2022/2023 dilanjutkan kembali usai dihentikan imbas dari Tragedi Kanjuruhan. Alhasil, Pelatih PSM Makassar Bernardo Tavares memiliki tugas berat menjaga performa timnya selama kompetisi masih simpang siur.

“Kita perlu meningkat (performa tim), kalau memang diharapkan performa yang kemarin sama dengan performa pada saat liga berakhir kemarin. Tidak sama, kita harus meningkat banyak,” jelas Bernardo pada sesi latihan PSM di Lapangan Syekh Yusuf, Gowa, Sulawesi Selatan (Sulsel), Selasa (15/11/2022) kemarin.

Bacaan Lainnya

Bukan tanpa alasan, saat kompetisi masih berjalan hingga pekan ke-10, tim Ramang memperlihatkan performa yang cukup gemilang dengan menjadi satu-satunya tim yang belum merasakan kekalahan hingga memasuki pekan ke-11 Liga 1.

Terbukti, tim besutan Bernardo berhasil mengemas 22 poin dari 6 kemenangan dan 4 kali imbang. Tidak hanya itu, PSM juga menjadi salah satu tim dengan jumlah kebobolan kedua paling sedikit yakni 6 gol karena hanya beda 1 gol dengan Persija Jakarta yang baru kebobolan 5 gol.

Namun, pelatih berlisensi UEFA Pro ini menegaskan jika latihan tanpa adanya kompetisi resmi akan memberikan dampak terhadap mental dan fisik para pemainnya. Sehingga menurutnya, sangat penting bagi federasi untuk menggulirkan Liga 1 secepatnya dikutip detiksulsel, Rabu (16/11/2022).

“Karena lain hal pada saat kita hanya latihan-latihan dan tidak ada pertandingan kompetitif,” jelas Bernardo.

Menurut Bernardo, pertandingan friendly match tidak bisa jadi patokan untuk mengukur perkembangan timnya selama sebulan berlatih tanpa kompetisi.

“Kalau friendly match tidak akan berlari sebanyak mereka (pemain) berlari di pertandingan kompetitif. Jadi kita perlu mengadakan pertandingan kompetitif,” pungkasnya.(**)

Pos terkait