Soal Gaji Sertifikasi Guru Triwulan 4 di Mamasa Belum Dibayarkan, Ketua PGRI Sulbar Angkat Bicara

GADINGNEWS, MAMASA – Gaji sertifikasi guru selama tiga bulan pada tahun 2022 di Kabupaten Mamasa hingga kini belum dibayarkan.

Hal itu dikeluhkan sejumlah Guru di berbagai daerah di Kabupaten Mamasa mengingat gaji tersebut menjadi satu-satunya menopang ekonomi Guru.

Gaji sertifikasi guru di Kabupaten Mamasa dibayarkan setiap tiga bulan (Triwulan) , namun gaji triwulan ke-4 yakni bulan Oktober, November dan Desember Tahun Anggaran 2022 tak kunjung dibayarkan.

“Bulan Desember kemarin kita sudah pinjam uang untuk biaya perayaan Natal dengan harapan akan diganti setelah terima gaji sertifikasi triwulan 4, namun sampai sekarang sudah Februari 2023, kita belum dibayarkan. Sekarang kami sudah kesulitan karena utang ada dimana-mana,” ungkap salah seorang guru yang enggan disebut identitasnya.

Menanggapi hal itu, Ketua pengurus daerah Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Provinsi Sulbar, Haruna Rasyid, angkat bicara.

Ia mendesak Pemerintah Kabupaten Mamasa agar secepatnya membayarkan gaji sertifikasi Guru sebagai bagian hak yang harus diterima oleh guru.

“Saya mendesak kepada Pemda Mamasa agar secepatnya membayarkan gaji sertifikasi guru. Jangan hanya menuntut kewajiban guru tetapi kemudian mengesampingkan haknya, ” terang Haruna Rasyid, kepada Penasulbar.co.id saat di konfirmasi melalui via selulernya, Selasa (21/2/2023).

Dia juga menghimbau kepada semua anggota PGRI Kabupaten Mamasa agar tetap solid dalam memperjuangkan haknya.

“Saya harap kepada semua teman-teman guru di Kabupaten Mamasa agar tetap solid dalam memperjuangkan haknya. Jangan berjuang sendiri-sendiri karena jika demikian kita tidak akan kuat tetapi sebaliknya jika kita bersatu pasti kita kuat, “ungkapnya.

Lanjut Haruna berpesan kepada Pengurus PGRI Kabupaten Mamasa agar segera mengambil tindakan nyata dalam memperjuangkan hak guru yang terkesampingkan.

“Saya berpesan agar teman-teman pengurus PGRI Kabupaten Mamasa segera memperjuangkan pembayaran gaji sertifikasi guru yang terlambat dibayar dengan cara persuasif sebagimana guru yang harus selalu memberi contoh bagi masyarakat luas, “pesan Haruna Rasyid.

Melansir Penasulbar, Rabu (1/3/2023) bahwa keterlambatan pembayaran gaji sertifikasi guru di Kabupaten Mamasa dibenarkan Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Mamasa, Rusli S. Pd.

Ia menjelaskan, saat ini pihaknya sedang berusaha agar secepatnya gaji sertifikasi guru triwulan Empat tahun 2022 segera dibayarkan.

“Kita sedang berusaha agar gaji sertifikasi guru triwulan 4 tahun 2022 bisa dibayarkan dalam dalam bulan ini atau bulan depan,”tutur Rusli. (**)

Pos terkait